Tips dan Strategi Membeli Rumah

strategi membeli rumah

Memiliki rumah adalah impian setiap orang, terutama bila telah berumah tangga.

Hanya saja, niat untuk segera memiliki rumah terkendala dengan kecukupan finansial yang belum cukup untuk membelinya.

Meskipun demikian, Anda tetap bisa berusaha memiliki rumah dengan persiapan yang matang, tentunya supaya proses pembelian rumah berjalan lancar.

Salah satu strateginya adalah adalah menyiapkan uang muka dan persiapan dana untuk membayar cicilan nantinya. Namun, ada hal lain yang perlu dipikirkan. Apa saja?

Lihat Kemampuan Finansial Anda

kondisi finansial pribadi

Langkah awal yang harus Anda persiapkan dalam membeli rumah khususnya dengan sistem KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) adalah uang muka.

Oleh karena itu, Anda harus mengetahui biaya total yang harus dipersiapkan. Hal ini dikarenakan biaya yang harus dikeluarkan tidak hanya uang muka, cicilan dan suku bunganya saja.

Biaya keseluruhan yang harus Anda keluarkan untuk membeli rumah antara lain adalah biaya appraisal, biaya bank, biaya notaris, biaya pajak dan masih banyak biaya tambahan lainnya.

Selain biaya membeli rumah, ada biaya-biaya lainnya yang bila digabungkan dapat dikatakan tak sedikit pula.

Menentukan Kriteria Rumah

tentukan kriteria rumah

Anda dianjurkan untuk memilih kriteria rumah sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Anda dapat menentukan prioritas rumah yang Anda inginkan, apakah rumah dengan akses yang baik atau rumah dengan suasana tenang dan bebas pencemaran polusi udara.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah lokasi. Jangan sampai lokasi rumah yang jauh dari keramaian membuat Anda harus mengeluarkan banyak biaya transportasi. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar mencegah pembengkakan pengeluran Anda.

Kriteria rumah berikutnya adalah tipe rumah yang hendak dibeli.

Tipe 36 dan tipe 45 adalah tipe-tipe rumah yang saat ini banyak dibangun oleh para developer. Dua tipe rumah ini sangat pas untuk keluarga dengan jumlah anggota keluarga sekitar 4 orang.

Kriteria lainnya adalah konsep desain rumah yang hendak Anda bangun, misalnya minimalis, skandinavian, klasik, modern, atau sederhana. Untuk saat ini minimalis merupakan konsep desain yang sedang naik daun, namun konsep lainnya juga tak salah untuk diimplementasikan.

Perihal konsep desain rumah ini Anda bisa mengonsultasikannya dengan arsitek atau mencari inspirasi di internet, misalnya website dekadeko.com.

Ketahui Proses Pembelian Rumah

Hal berikutnya yang harus Anda ketahui adalah proses pembelian rumah dengan cicilan membutuhkan waktu yang relatif lama, bahkan hingga tahunan.

Dalam masa ini Anda sebaiknya telah memikirkan dengan matang apa saja sumber pemasukan, baik untuk keseharian maupun pelunasan rumah (bila cicilan).

Sistem pembelian rumah.

Secara sederhana, ada 2 sistem pembelian rumah, cash dan cicilan. Untuk cash tentu akan sudah mengetahui maksudnya.

Sementara sistem cicilan, ada beberapa proses lain yang harus Anda lewati, salah satunya persyaratan.

Sistem cicilan dengan KPR: bisa jadi Anda telah melengkapi berbagai persyaratan untuk memperoleh pinjaman KPR.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa persyaratan yang lengkap belum menjamin Ada mendapat persetujuan dari bank.

Hal ini dikarenakan pihak bank pemberi KPR akan melakukan peninjauan sehingga membutuhkan beberapa tahapan.

Tahap pertama, pihak bank akan meninjau kemampuan keuangan Anda. Peninjauan ini meliputi bagaimana cara Anda dalam mengelola keuangan sehari-hari. Hal ini diketahui dari penggunaan kartu ATM atau kartu kredit milik Anda.

Alangkah baiknya jika saat Anda berada di masa peninjauan, Anda mengurangi pengeluaran dan menghemat agar tidak membelanjakan uang secara berlebihan.

Hindari juga berhutang untuk membeli barang-barang branded atau barang mahal lainnya seperti kendaraan, menyewa tempat untuk bisnis dan lain-lain.

Apabila di dalam masa peninjauan Anda membeli barang-barang mewah atau membelanjakan uang secara berlebihan, tentu akan berpengaruh terhadap keputusan bank apakah akan memberikan pinjaman KPR atau tidak.

Tanggungan Lain

Kemampuan keuangan yang dipertimbangkan tidak hanya dilihat dari penghasilan bulanan Anda beserta pasangan saja.

Namun, kemampuan keuangan ini juga ditinjau dari segi tanggungan lain seperti apakah kredit kendaraan masih berjalan atau sudah selesai, biaya sekolah anak dan biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Semua itu ditinjau oleh bank guna membantu memutuskan apakah pihak bank akan memberikan kredit pinjaman KPR atau tidak.

Anda dianjurkan untuk mempersiapkan dana yang lebih untuk cadangan agar proses pembelian rumah Anda berjalan lancar, terutama saat Anda dalam proses peninjauan bank.

Harapannya, pihak bank akan memberikan pinjaman KPR sehingga Anda bisa membeli rumah.

Alternatif Lainnya

Solusi lainnya yang bisa Anda ikuti untuk memiliki rumah adalah mengangsur proses dari pembangunan rumah.

Bila Anda telah memiliki tanah, langkah berikutnya adalah mengangsur membeli bahan-bahan yang sekiranya bisa terletak dalam waktu lama, misalnya mengangsur membeli material rangka, kayu.

Lalu dilanjutkan membangun pondasi rumah.

Kemudian, bila ada tambahan rezeki lainnya, Anda melanjutkan untuk membangun tembok rumah. Jalani proses ini hingga rumah siap untuk dihuni.

Mungkin terasa lama karena rumah Anda tidak siap huni. Namun, ketenangan batin bisa Anda dapatkan, jauh dari tekanan untuk membayar cicilan yang sedang jatuh tempo, misalnya.

Demikianlah artikel sederhana mengenai tips dan strategi membeli rumah. Semoga bermanfaat dan Anda beserta saya bisa segera memiliki rumah sendiri 😊.

Disclaimer: artikel ini ada terlepas dari halal-haram menggunakan sistem cicilan atau bunga. Tujuannya sebagai informatif perihal membeli rumah.