Tata Cara Berdoa

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Berdoa merupakan salah satu kewajiban kita sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT. berdoa juga merupakan salah satu bentuk penghambaan manusia kepada Tuhannya.

Bila manusia telah merasa bisa mewujudkan keinginannya sendiri tanpa harus berdoa, maka orang tersebut sesungguhnya merupakan orang yang  sombong dan tidak boleh untuk ditiru.

Sehebat apapun manusia, setinggi apapun pangkat dan jabatanya di dunia, manusia diharuskan untuk tetap berdoa, bersimpuh dan berserah diri kepada Allah SWT.

Apa Yang Dimaksud Dengan Doa

Menurut ketua umum PBNU KH. Said Aqil Siradj, beliau memberikan keterangan terkait apa yang dimaksud dengan doa. menurut beliau doa adalah kegiatan ibadah atau penghambaan kepada sang khaliq.

Dalam berdoa kita mengajukan permohonan kepada Allah. Permohonan tersebut bisa berupa permohonan maaf, permohonan untuk meminta rahmat Allah, pertolongan.

Perintah Untuk Berdoa

Manusia memang makhluk yang lemah di hadapan Tuhannya. Manusia selalu memiliki keinginan yang begitu beraneka ragam. Dalam memenuhi segala keinginannya tersebut manusia tidaklah memiliki kekuatan untuk mewujudkannya sendiri.

Dalam Al-Qur’an Allah SWT. memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa kepada-Nya maka Allah akan memberikan jawaban dari doa tersebut:

وَقَالَ رَبُّكُمْ اُدْعُنِيْ اَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya:

“Dan Tuhanmu berfirman: ‘berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian.” (QS. Ghafir: 60)

Tatacara Berdoa

Berdoa memang bukanlah amaliah yang dilakukan sebagaimana melakukan puasa atau haji. berdoa bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, selama tempat tersebut merupakan tempat yang baik untuk berdoa.

Berdoa juga sebaiknya memperhatikan cara agar doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT. dapat cepat diterima sehingga cepat terkabulkan pula. Berikut ini beberapa cara untuk berdoa;

  1. Menghadap kiblat

Hal ini berdasarkan sebuah hadis “Rasulullah datang ketempat wuquf di Arafah dan ia menghadap kiblat lalu terus menerus ber do’a sehingga tenggelam matahari”

  1. Membaca hamdalah atau pujian, Istighfar dan Shalawat

Salah seorang Sahabat Nabi berkata : “Ketika Nabi Muhammad saw duduk di mesjid, tiba-tiba datang seorang laki-laki masuk, lalu ia shalat. Setelah selesai ia membaca doa,’Allahummaghfirlii warhamnii’.

Maka waktu itu Rasulullah pun berkata, wahai kawan, engkau terburu-buru. Jika Engkau shalat, duduklah dahulu kemudian bacalah puji-pujian kepada Allah. Karena dia yang memiliki pujian itu, lalu Engkau baca shalawat kepadaku kemudian baru berdo’a.

Kemudian datang seorang yang lain setelah shalat ia memuji Allah dan membaca shalawat untuk Nabi Muhammad saw. dan setelah itu Nabi bersabda, Berdo’alah akan dipenuhi.”

  1. Dengan suara lembut dan rasa takut.

Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang artinya;

“Berserulah (Berdo’a) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang melampaui batas. Dan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi sesudah (Allah SWT ) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan harap (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al A’raf : 55-56)

  1. Yakin akan dipenuhi

Ketika berdoa kita harus yakin dan berprasangka baik kepada Allah, seperti hadis berikut ini : “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla berfirman : Aku akan mengikuti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya apa bila ia berdoa kepada- Ku”.

Selain memperhatikan beberapa hal di atas, waktu untuk berdoa juga sebaiknya diperhatikan sehingga doa-doa yang kita panjatkan cepat dikabulkan oleh Allah SWT. berikut beberapa waktu yang mustajab untuk berdoa;

Waktu Yang Paling Baik Untuk Berdo’a

Waktu juga memberikan pengaruh kepada doa yang kita panjatkan. Nah untuk itu sebaiknya kita memperhatikan beberapa waktu yang baik untuk berdoa di bawah ini;

  1. Waktu diantara azan dan Iqamat.
  2. Waktu menjelang waktu shalat dan sesudahnya.
  3. Waktu sepertiga malam yang terakhir.
  4. Waktu di sepanjang hari jum’at
  5. Waktu antara Dzuhur dan Ashar, serta Ashar dan Maghrib
  6. Ketika Khatam membaca Al-Qur’an
  7. Waktu ketika Turun hujan.
  8. Ketika melakukan Tawaf.
  9. Pada saat menghadapi musuh dimedan perang.
  10. Ketika berdo’a sebaiknya di ulang 3 (tiga) kali.

Tempat-Tempat Yang Baik Untuk Berdo’a

Selain waktu, tempat untuk berdoa juga sebaiknya diperhatikan, hal ini untuk menjaga agar kita senantiasa berdoa di tempat-tempat yang suci. tempat-tempat yang baik untuk berdoa antara lain;

  1. Didepan dan didalam Kabah.
  2. Di masjid Rasulullah saw.
  3. Di belakang makam Nabi Ibrahim as.
  4. Diatas bukit Safa dan Marwah.
  5. Di Arafah, di Muzalifah, di Mina dan di sisi jamarat yang tiga.
  6. Di tempat-tempat yang mulia lainnya seperti Masjid atau Mushalla.

Tatacara Agar Berdoa Agar Cepat Dikabulkan

Selain memperhatikan beberapa hal di atas, seperti waktu berdoa, tempat untuk berdoa dan tatacara berdoa, terdapat hal lain yang juga mempengahuri doa-doa kita. beberapa hal yang dapat diperhatikan agar doa kita cepat terkabul antara lain sebagai berikut:

  1. Memakan yang halal.
  2. Meyakini ijabah doanya.
  3. Menjaga hati agar tidak lalai saat berdoa.
  4. Tidak meminta sesuatu yang mengandung dosa.
  5. Tidak meminta sesuatu yang dapat memutuskan silaturahmi.
  6. Tidak meminta sesuatu yang dapat menyia-nyiakan hak umat Islam.
  7. Tidak meminta sesuatu yang mustahil secara umum.
  8. Memanfaatkan waktu-waktu yang afdhal dalam berdoa, yaitu waktu sujud dan waktu jeda antara azan dan iqamah.
  9. Wudhu dan shalat terlebih dahulu sebelum berdoa.
  10. Menghadap kiblat dan mengangkat tangan saat berdoa.
  11. Tobat dan mengakui dosa terlebih dahulu sebelum berdoa.
  12. Ikhlas dalam berdoa.
  13. Membuka doa dengan tahmid dan shalawat nabi.
  14. Mengakhirinya dengan shalawat nabi.
  15. Membaca shalawat nabi di tengah doa.

Itulah beberapa hal yang dapat kita perhatikan terkait dengan tata cara dalam berdoa. Semoga bermanfaat dan dapat diamalkan oleh para pembaca sekalian.

Semoga senantiasa kita termasuk orang-orang yang diijabaih segala doa dan keinginannya serta termasuk orang-orang yang selalu dalam lindungan Allah SWT. Amiin ya rabbal ‘alamin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.