Struktur Atom

Struktur atom merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam mata pelajaran Kimia kelas 10. Atom sendiri merupakan bagian terkecil dari sebuah benda yang tidak dapat terbagi atau terurai lagi. Hal ini dikemukakan oleh John Dalton pada 1803 yang kemudian dikenal sebagai teori atom Dalton.

Mari pelajari lebih lengkap mengenai atom serta partikel-partikel yang membentuk strukturnya. Sebaiknya baca dari awal sampai akhir supaya tidak ada informasi penting yang terlewat tentang materi kimia yang ini.

Pengertian Struktur Atom

Atom merupakan partikel paling kecil dari suatu zat yang tidak bisa diurai atau dibagi lagi. Istilah “atom” sebenarnya sudah dikenalkan pada 400 SM oleh seorang filsuf asal Yunani bernama Demokritus. Namun pendapatnya tersebut ditentang oleh Aristoteles.

Aristoteles mengungkapkan bahwa zat terdiri atas air, api, udara, dan tanah. Teori ini dipakai selama ratusan tahun hingga akhirnya dipatahkan oleh John Dalton pada 1808 melalui teori atom yang sudah disebutkan di awal tadi.

Kemudian pada 1896 J.J. Thomson bersama Ernest Rutherford, James Chadwick, dan Robert Millikan melakukan penelitian tentang struktur atom. Penelitian tersebut menghasilkan beberapa teori. Berikut penjelasannya.

Struktur atom adalah satuan zat yang terdiri dari inti atom dan dikelilingi oleh elektron yang memiliki muatan negatif. Inti atom sendiri tersusun atas proton yang bermuatan positif serta neutron yang muatannya netral.

Partikel-partikel atom tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Supaya lebih jelas, pembahasan mengenai elektron, proton, serta neutron akan dijelaskan secara terpisah. Jadi, lanjutkan membaca artikel ini sampai akhir, ya.

Elektron

J.J. Thomson merupakan fisikawan Inggris yang menemukan elektron untuk pertama kalinya pada 1987. Percobaan yang dilakukannya untuk menemukan elektron ialah dengan memakai dua buah pelat logam yang berfungsi sebagai elektrode di dalam sebuah tabung kaca vakum.

Kedua elektrode tersebut dihubungkan dengan sumber arus listrik bertegangan tinggi. Percobaan tersebut menunjukkan bahwa terdapat sinar yang keluar dari katode (elektrode negatif) menuju ke arah anode (elektrode positif). Sinar ini selanjutnya disebut sebagai sinar katode.

Sedangkan tabung vakum yang digunakan dalam percobaan ini disebut sebagai tabung sinar katode. Sinar tersebut memang tidak terlihat dengan kasat mata, tapi bisa memendarkan zat tertentu sehingga keberadaannya bisa terlacak.

Medan magnet serta medan listrik berpengaruh langsung terhadap sinar katode. Sinar berbelok ketika magnet mendekat ke tabung. Kutub negatif menolak sinar katode, sedangkan kutub positif menariknya.

Dengan berbeloknya sinar katode ke kutub positif, Thomson menyimpulkan bahwa sinar katode adalah arus partikel bermuatan negatif dan memiliki massa. Selanjutnya, partikel ini disebut sebagai elektron.

Lambang elektron tersebut karena percobaan Thomson menemukan bahwa muatan elektron adalah -1 dan massa elektron adalah 0.

Proton

Eugene Goldstein menemukan proton melalui eksperimen sinar katode yang sudah melalui proses modifikasi. Dirinya melakukan percobaan pada berbagai jenis gas hingga menemukan bahwa hidrogen dapat menghasilkan partikel positif dengan ukuran paling kecil.

Ukurannya jauh lebih kecil, dari segi massa maupun muatan muatannya dibandingkan dengan elektron. Oleh sebab itu, partikel penyusun gas hidrogen selanjutnya disebut dengan proton.

Lambang proton tersebut karena muatannya adalah +1 dan massanya juga sama dengan 1 satuan muatan atom (sma).

Neutron

Partikel dasar struktur atom yang ketiga ditemukan oleh J. Chadwick pada 1932. Penelitian yang dilakukannya berhasil menemukan partikel dasar yang letaknya ada di dalam inti atom. Partikel tersebut juga tidak bermuatan atau netral. Selanjutnya, partikel ini dikenal dengan sebutan neutron.

Penemuan partikel ketiga, yaitu neutron, para ahli membuat keputusan bahwa atom memiliki 3 buah partikel dasar. Adapun partikel tersebut antara lain elektron, proton, serta neutron. Proton serta neutron letaknya ada di dalam inti atom.

Sedangkan untuk elektron atau partikel yang bermuatan negatif beredar atau berkeliling di sekitar inti atom.

Dari penjelasan lengkap di atas bisa disimpulkan bahwa struktur atom adalah satuan zat yang tersusun dari inti atom yang dikelilingi oleh partikel bermuatan negatif. Ada 3 partikel penyusun struktur atom, yaitu proton, elektron, dan neutron. Mudah bukan memahaminya? Kalau sudah paham tentang materi ini, saatnya melanjutkan belajar materi lainnya disini ya!

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.