Majas Paradoks

Majas Paradoks : Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Contoh

Majas adalah sebuah gaya bahasa yang sering digunakan dalam sebuah karya sastra. Selain digunakan dalam karya sastra, majas juga kerap digunakan dalam perbincangan sehari-hari. 

Berbicara mengenai majas, jenis majas sendiri tidak hanya satu, melainkan ada dua puluh lebih jenis majas. Nah pada artikel kali ini kami akan memberikan salah satu jenis majas yang sering digunakan dalam perbincangan sehari-hari, yaitu majas paradoks.

Seperti apa sih bentuk dari majas paradoks itu? Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan di bawah ini!

Pengertian Majas Paradoks

Majas paradoks adalah majas yang menyatakan dua hal berbeda namun mengandung fakta sebenarnya. Artinya, di dalam majas ini terdapat dua kata yang bertentangan, namun kata yang bertentangan tersebut memang benar.

Majas ini termasuk dalam kategori majas pertentangan sama seperti majas antitesis.

Tujuan Majas Paradoks

Majas paradoks digunakan dengan tujuan untuk :

  • Mengutarakan pendapat terhadap hal yang tidak disukai.
  • Menyampaikan sebuah argumen.
  • Menegur lawan bicara tanpa memberikan kesan lancang.
  • Memberi kesan dramatis bagi para pembaca.

Ciri-Ciri Majas Paradoks

Berikut ini 2 ciri-ciri dari majas paradoks

1. Dua Hal Berbeda Dalam Satu Kalimat

Contoh : “Dinda masih sangat muda namun pola pikirnya seperti orang dewasa.”.

Pada kalimat diatas terdapat dua kata yang saling bertentangan, yaitu muda dan dewasa.

2. Dua Konteks Berbeda Mengarah Pada Satu Kebenaran

Contoh : “Aku ingat syairnya tapi aku lupa liriknya.”.

Terdapat dua kata bertentangan pada kalimat diatas yaitu ingat dan lupa.

Contoh Majas Paradoks

Berikut beberapa contoh majas paradoks : 

1.  “Kecantikan Claudia menutupi keburukan hatinya“.

Penjelasan :

Kalimat diatas memiliki 2 kata yang saling bertentangan, namun mengarah pada fakta yang sebenarnya terjadi, yaitu kecantikan dan keburukan.

2. “Fendi memiliki badan yang kecil tetapi nyalinya besar.”

Penjelasan : Kalimat diatas terdapat 2 kata yang bertentangan, yaitu kecil dan besar.

Baca juga : Majas Metonimia

Contoh Majas Paradoks Lainnya

  • Saat ini, perkembangan dan kemajuan teknologi menyebabkan penurunan nilai moral dan masyarakat.
  • Kenaikan dollar hari ini akan berimbas pada penurunan kesejahteraan rakyat.
  • Meskipun sudah menjadi orang kaya, namun penampilannya tetap sederhana.
  • Ujung pisau ini memang tajam, namun pangkalnya sangat tumpul.
  • Pak Ridho adalah orang kaya yang miskin hati.
  • Nita selalu tersenyum, meski hatinya sedang sedih.
  • vera terlihat selalu ceria di dunia maya, namun selalu murung di dunia nyata.
  • Menurunnya curah hujan tahun ini membuat produksi pepaya meningkat.
  • Kekuatan Hansen sebagai binaragawan selalu melemahkan hati wanita.
  • Badannya terlihat sehat, namun sebenarnya hatinya sakit.
  • Walaupun jarak kita jauh, namun aku selalu merasa dekat denganmu.
  • Yang lain sudah selesai, tapi Bagas baru mulai mengerjakan.
  • Hamdan memiliki fisik yang kuat dan hati yang lembut.

Demikian ulasan ringkas mengenai majas paradoks. Semoga bermanfaat.