Komponen Sistem Pelumas Mesin

komponen pelumas mesin

Sistem pelumas merupakan rangkaian hidrolik yang mempunuai fungsi untuk menyebarkan oli mesin ke seluruh bagian yang ada pada dalam mesin.

Tujuan dari sistem pelumas ialah, melindungi bagian-bagian mesin yang saling bergesekan supaya tidak haus karena sudah dilapisi oleh pelumas seperti oli.

Di antara kalian semua, apakah ada yang mengetahui apa saja fungsi dari pelumas mesin? Saya yakin sebagian dari kalian pasti ada yang belum mengetahuinya. Inilah fungsi dari pelumas untuk mesin:

  • Melindungi mesin yang saling bergesekan
  • Mencegah tidak terjadinya kehausan mesin
  • Membersihkan seluruh komponen mesin dari kotoran

Berikut ini, saya akan membahas mengenai apa saja komponen sistem pelumas mesin beserta cara kerjanya.

Pertama-tama, saya akan mengulas tentang..

Cara Kerja Pelumas Mesin

Pasti pada penasaran bagaimana si cara kerja pelumas untuk komponen mesin? Jadi seperti ini, pelumas akan bekerja dengan memanfaatkan sistem tekan pompa.

Yaitu, oli mesin akan dipompa oleh pompa oli untuk menyebar luas ke seluruh bagian mesin.

Tapi, perlu kamu ketahui, pelumasan ini bukan hanya di pompa saja. Tapi ada bagian-bagian lainnya yang harus diketahui.

Lalu, apa saja komponen sistem pelumas yang sangat berpengaruh terhadap seluruh kendaraan? Silahkan simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui informasi lengkapnya.

Baca juga informasi menarik lainnya seputar otomotif di situs otomodiv.

Komponen Sistem Pelumas Mesin

Apakah komponen pelumas ini sangat berpengaruh terhadap mesin kendaraan? Tentu saja! Jika tidak, maka mesin kendaraan akan mengalami keausan atau kerusakan.

Lantas apa saja? Ini dia komponen yang pertama..

Oil Pan

Oil pan atau bahasa mekaniknya adalah carter. Jadi, komponen ini memili bentuk seperti bak yang ditaro pada bagian bawah mesin, tepatnya di ruang engkol.

Fungsi utama pada bagian ini adalah, untuk menampung oli di dalam mesin.

Pompa Oli

Pompa oli adalah komponen pelumas yang berupa pompa hidrolik. Fungsi dari bagian ini adalah, memompa oli mesin untuk di sebarkan ke seluruh bagian mesin yang bergesekan.

Perlu diketahui, rotary merupakan cara kerja dari komponen pompa oli. Inputnya yang dihasilkan berasal dari sumbu engkol.

Oleh karena itu, ketika mesin bekerja, maka secara otomatis oli yang ada di dalam mesin akan terpompa dan naik ke atas untuk menyebar ke seluruh bagian.

Apakah pompa oli terbagi menjadi beberapa bagian? Ya betul, pompa oli sendiri terbagi menjadi dua bagian. Diantaranya ialah:

  • Saluran inlet yang mengarah secara langsung ke bagian bak oli
  • Saluran outlet akan tersambung secara langsung dengan bagian oli feed.

Filter Oli

Sudahkah kalian mengetahui seperti apa fungsi dari filter oli? Jadi fungsi filter oli ini untukĀ  melindungi kotoran agar tidak masuk ke dalam bagian mesin.

Itulah alasan kenapa seluruh kendaraan selalu menggunakan filter oli.

Sensor Oli

Sensor oli apakah termasuk ke dalam komponen sistem pelumas mesin? Tentu saja, komponen ini terletak di saluran oli.

FUngsi utama dari komponen ini ialah, untuk memeriksa tekanan oli yang keluar setelah di pompa oleh bagian pompa oli.

Selain itu, sensor pun dapat menandakan dua bagian, yatiu kesehatan pada bagian pompa dan jumlah oli yang ada di dalam mesin.

Apabila parameter oli nyala, maka bagian sensor oli sedang memeriksa kekurangan dan kelebihan pada tekanan pelumas.

Hal ini dapat menandakan, bahwa jumlah oli yang ada di dalam mesin terlalu banyak, atau pun kurang dari jumlah maksimum.

Oleh karena itu, apabila parameter oli nyala, kita sebagai pemilik kendaraan harus melakukan pengecekan terhadap oli mesin menggunakan pengukur oli yang ada di bagian blok mesin, sebelah kanan.