Pengertian dan Contoh Kalimat Tanya

Kalimat Tanya

Ketika duduk dibangku sekolah, kita seringkali dihadapkan dengan sebuah kalimat. Jenis kalimat sendiri tidak hanya satu, melainkan ada banyak jenisnya. Misalnya seperti kalimat tanya yang akan kita bahas pada artikel berikut ini.

Pengertian Kalimat Tanya

Kalimat tanya adalah kalimat yang diucapkan dengan tujuan agar mendapatkan jawaban. Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat berupa informasi, pernyataan, maupun penjelasan.

Ciri-ciri kalimat tanya yang paling jelas jika ditulis yaitu terdapat tanda tanya pada akhir kalimat. Ciri-ciri lainnya yaitu seringkali menggunakan kata tanya apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan bagaimana pada awal kalimat.

Contoh Kalimat Tanya

Berikut ini beberapa contoh dari kalimat tanya :

  • Apa yang sedang kamu lakukan?
  • Siapa yang berani mengerjakan soal matematika ini?
  • Kapan kau akan pergi ke Jogja?
  • Dimana alamat rumah Puspa?
  • Siapa yang menjahit bendera merah putih pertama kali?
  • Siapa presiden RI yang pertama?
  • Siapakah guru matematikamu?
  • Siapa ketua osis di SMP Negeri 1 Pekuncen?
  • Siapakah orang yang selalu menemanimu selama ini?
  • Kamu sangat menyukai mangga, iya kan?
  • Kapan kita bisa pulang?
  • Kapan kita bisa ketemu kembali?
  • Kapan kamu berangkat kerja?
  • Mengapa kamu berangkat kerja terlambat?
  • Bagaimana kamu harus melupakan dia?
  • Apakah kau yang memasak makanan itu?
  • Apakah Bagus sudah pulang dari Cikarang?
  • Bukankah kau yang meminta semua minuman ini?
  • Kapankah kakak pulang dari Jakarta?
  • Kamu akan berangkat kerja, kan?
  • Apakah kamu tidak dapat pergi sekarang?
  • Apa yang kau rasakan ketika ayahmu pergi?
  • Apakah hari ini kau ada acara?
  • Apakah kamu seorang suster?
  • Apakah Sindi akan menikah lagi?
  • Dimana tempat tinggalmu sekarang?
  • Dimana alamat rumahmu?
  • Dimana tempat terindah di Jogja?
  • Mengapa semua ini bisa terjadi?
  • Mengapa selalu rakyat kecil yang disalahkan?
  • Bagaimana cara menurunkan berat badan?
  • Bagaimana proses terjadinya fotosintesis?
  • Apakah kamu tidak ingin ikut bersama kami?
  • Apakah ayahmu seorang pelaut?
  • Maukah kau menerimaku sebagai kekasihmu?
  • Bukankah Sinta yang mengajarkan semua pekerjaan ini?
  • Sudikah Anda menolongku sekali lagi? (Tujuan memohon)
  • Bisakah kamu kembali lagi ke kantor? (Tujuan meminta)
  • Apakah saya terlihat berbohong? (Tujuan meyakinkan)
  • Bukankah kesombongan akan membuat kita celaka?
  • Bukankah kamu bekerja di perusahaan terkenal?
  • Apakah hatimu sudah mengeras?
  • Tidakkah kamu tersentuh melihat tangisannya?

Demikian pembahasan kali ini mengenai kalimat tanya. Semoga bermanfaat.