Cara Mereview Jurnal Ekonomi

Jurnal merupakan laporan hasil dari sebuah penelitian yang telah dilakukan, sehingga ketika seorang peneliti sudah melakukan penelitian pasti akan mempunyai sebuah jurnal dari hasil penelitiannya.

Tetapi biasanya sebelum melakukan penelitian seorang akan melakukan review jurnal terlebih dahulu dengan topik yang masih bersangkutan, guna untuk mendapatkan referensi untuk melakukan penelitian. Seperti halnya dibawah ini akan memberikan bahasan mengenai cara mereview jurnal ekonomi.

Dalam melakukan review pada jurnal ekonomi, ada beberapa aspek yang berbeda dengan review jurnal pada umumnya. Perbedaan ini terletak pada susunan kerangka hingga pembahasan isi yang hampir setengahnya berbeda.

Berikut langkah dalam melakukan review jurnal ekonomi dan penyusunan kerangkanya secara lengkap :

Cara Mereview Jurnal Ekonomi Dengan Mudah

  1. Membuat Critical Review Jurnal

Pada bagian pendahuluan, wajib memuat abstrak terkait pembahasan ekonomi pada jurnal tersebut. Penulisan abstrak wajib mencantumkan kata kunci utama pada jurnal. Jika Anda belum mengerti cara membuat abstrak yang sesuai dengan kaidah aturan yang benar silahkan kunjungi: Cryptowi.com

Setelah selesai membuat abstrak, dilanjutkan dengan pembuatan latar belakang masalah ekonomi yang diangkat serta tujuan penelitian tersebut dilakukan.

Dilanjutkan dengan memperhatikan tinjauan pustaka pembuatan jurnal. Pada tinjauan pustaka ini bisa diambil beberapa poin penting seperti keterikatan ekonomi pada kebijakan pemerintah, kebijakan perpajakan hingga intensifikasi pajak daerah.

Jangan lupa untuk menjelaskan secara singkat tentang apa itu ekonomi dan hubungannya dengan lingkungan sekitarnya.

Berlanjut ke tahap inti dari cara mereview jurnal ekonomi adalah pembahasan tentang hubungan ekonomi pada tinjauan pustaka dengan keadaan pada saat itu.

Misalkan hubungan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ataupun permasalahan mengenai PAD. Dalam hal ini, Anda bisa menambahkan hasil penelitian dari jurnal ekonomi tersebut.

  1. Membuat Kritik Terhadap Jurnal

Adapun kritik yang dimaksudkan disini adalah kritik terkait metode yang digunakan apakah efisien atau tidak.

Beberapa hal lain yang bisa dicantumkan disini diantaranya adalah kelebihan dari metode yang digunakan serta kekurangannya, hasil penelitian yang diperoleh serta dampak dari kebijakan ekonomi dari berbagai sudut pandang.

Ketika menuliskan kritik pada jurnal ekonomi, sebaiknya menuliskan poin kelebihan dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan kekurangannya.

Selain menghormati pembuat jurnal, setidaknya Anda juga tidak menjatuhkan penulisnya.

  1. Membuat Kesimpulan dan Saran

Setelah selesai mendapatkan hasil review isi dari jurnal ekonomi tadi, maka Anda harus membuat sebuah kesimpulan.

Kesimpulan biasanya berisikan tentang rangkuman dari pembahasan inti yang telah dibahas pada Criticital Review Jurnal. Buatlah kesimpulan yang berbobot dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Selesai membuat kesimpulan, buatlah saran untuk penulis jurnal ataupun bagi pembaca Anda. Saran sebaiknya ditulis tanpa menjatuhkan pihak manapun dan bersifat membangun. Penulisan saran juga tidak boleh terlalu banyak, maksimal 3-4 paragraf.

  1. Menyusun Hal Yang Dapat Dipelajari

Penulisan bab hal yang dapat dipelajari atau Lesson Learned ditulis dengan melihat berbagai sudut pandang.

Sedikit tips tambahan: Anda harus memperbanyak referensi dari beberapa jurnal dengan tema yang masih terkait dengan yang akan Anda lakukan penelitian. Kemudian hindari penulisan menggunakan satu sudut pandang saja karena akan berakibat pada nilai review jurnal ekonomi yang Anda buat.

Pada pembuatan bab ini setidaknya akan membutuhkan sekitar dua sampai tiga halaman karena akan berisikan rangkuman dari seluruh isi sebelumnya.

Itulah empat langkah cara mereview jurnal ekonomi yang telah kami bahas, semoga dengan adanya ulasan diatas bisa menjadikan Anda menjadi lebih mudah untuk melakukan review jurnal yang akan Anda lakukan.

Fungsi Jurnal Umum

Jurnal secara umum telah dipahami yaitu untuk mencatat semua segala transaksi keuangan yang ada pada perusahaan. Namun jurnal tidaklah hanya sekedar catatan saja, bahwa jurnal memiliki fungsi yang dapat berguna bagi pembaca maupun peneliti.

Fungsi jurnal umum ini telah dibedakan menjadi beberapa bagian seperti halnya jurnal umum dalam perusahaan, akutansi dan ada juga khusus untuk perusahaan dagang.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jelas mengenai fungsi yang ada dalam jurnal silahkan simak ulasan dibawah ini.

Fungsi Jurnal Umum dalam Perusahaan

Di dalam perusahaan jurnal umum memiliki beberapa fungsi diantara lain sebagai berikut:

1. Fungsi Historis

Fungsi historis adalah dimana akan dilakukannya pencatatan pada setiap transaksi dengan secara kronologis, berurutan yang harus sesuai dengan tanggal telah terjadinya transaksi pada perusahaan, baik uang masuk, uang keluar atau segala beban yang ada.

Pada intinya fungsi ini dapat menggambarkan bahwa segala aktifitas kegiatan pada perusahaan yang telah dilakukan secara berurutan dan bergilir terus hingga hari demi harinya.

2. Fungsi Mencatat

Salah satu fungsi yang terpenting didalam jurnal yaitu mencatat, karena dengan mencatat pada jurnal umum nantinya akan bisa lebih terstruktur dan terarah.

Didalam jurnal umum jangan sampai terjadi tidak tercatat satu kalipun pada aktifitas transaksinya.

Maka harus dibutuhkan  kejelian dalam mencatat segala aktifitas transaksi baik pada perubahan modal, biaya yang dibutuhkan serta pendapatan perusahaan. Sehingga ini bisa menjadi laporan keuangan pada perusahaan lebih lengkap.

3. Fungsi Analis

Fungsi yang ketiga dalam jurnal umum ialah fungsi analis, fungsi ini dapat membuktikan bahwa setiap aktifitas yang tercatat pada jurnal merupakan dari hasil analisa akun debit dan kredit dengan jelas berupa jumlah nominalnya.

Sehingga dengan fungsi analis dapat mengetahui detail mengenai setiap pencatatan berdasarkan jumlah yang ada di debit maupun juga di kredit.

4. Fungsi Instruktif

Banyak dari sebagian orang yang masih belum mengerti mengenai fungsi jurnal umum, seperti halnya fungsi yang satu ini yaitu fungsi instruktif.

Bahwasannya jurnal umum bukanlah hanya sekedar dokumen yang berisi seputar transaksi pada perusahaan, namun juga ada fungsi yang memberikan perintah atau petunjuk setiap proses ketika akan memasukkan data ke buku besar.

Perintah inilah yang disebut dengan fungsi instruktif dari akun debit dan kredit kemudian dikaitkan dengan catatan jurnal.

5. Fungsi Informatif

Yang terakhir didalam jurnal umum memiliki yang namanya fungsi informatif yaitu fungsi yang dapat memberikan sebuah informasi mengenai segala transaksi yang telah terjadi pada perusahaan.

Fungsi informatif juga harus dilakukan dengan secepatnya dalam pencatatan berdasarkan segala aktifitas keterangan yang ada.

Jadi setidaknya ada lima fungsi jurnal umum yang ada, sehingga ini bisa membuat peneliti lebih jelas lagi ketika akan melakukan pembutan jurnal penelitian.

Ada juga sebenarnya fungsi jurnal dalam bidang dagang dan jasa namun secara gambaran umumnya juga mengenai fungsi yang ada diatas kurang lebih sama penjelasannya. Jadi fungsi diatas sudah bisa mewakili dari fungsi-fungsi yang lainnya.

Dan perlu Anda ketahui juga bahwa jurnal umum tidak hanya memiliki fungsi itu saja, tetapi juga memiliki tujuan tertentu seperti untuk melakukan setiap identifikasi pada aktifitas transaksi yang telah dilakukan. Tujuan ini dapat berguna untuk mengetahui transaksi yang terjadi pada perusahaan.

Itulah bahasan mengenai fungsi yang terdapat pada jurnal umum, semoga dengan ulasan diatas bisa menjadikan Anda menjadi lebih paham lagi mengenai tentang jurnal.