Cara Membuat Colenak

Nama colenak sudah tak asing bagi masyarakat Jawa Barat. Makanan khas Sunda berupa tape bakar ini cukup mendunia. Makanan ini berbahan singkong yang dijadikan tape atau peuyeum. Lalu tape dibakar menggunakan arang. Kemudian tape bakar dilumuri kelapa parut dan cairan gula merah.

Jadi saat tape dibakar, asapnya ke mana-mana dan membuat pembeli berdatangan untuk mencoba menikmati ‘peuyeum digulaan’. Konsumen mengusulkan diberi nama colenak. Ya karena cara makan tape bakar ini dicocol (disentuh berulang kali) pakai gula merah. Banyak pembeli menyebut enak. Maka tercetuslah colenak atau singkatan dari dicocol enak.

Rasa Nikmat Kelas Dunia

colenak enak
kumparan.com

Tak hanya dicintai dikalangan warga Jabar. Colenak juga diakui oleh Dunia. Colenak merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang dipilih untuk disajikan kepada para pemimpin negara dalam Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Para pemimpin negara dan delegasi Asia Afrika telah bersama-sama merasakan nikmatnya Colenak khas Tanah Sunda ini.

Dimana Bisa Menikmati Colenak?

cara membuat colenak
pinterest.com

Colenak dapat kita temukan dengan mudah di beberapa kota di Jawa Barat, terutama di kota Besar seperti Bogor dan Bandung. Colenak dijual mulai dari jajanan kaki lima, kafe, sampai hotel mewah bintang lima. Di beberapa supermarket makanan segar dan toko kue juga dijual Colenak yang siap makan.

Jika kalian tidak mau repot mencari keluar, Colenak juga bisa ditemukan langsung di dapur kalian dengan membuatnya sendiri mengikuti resep berikut ini:

Resep Colenak

colenak enak dan nikmat
sajiansedap.grid.id

Berikut ini kami bagikan resep dan cara membuat colenak yang dijamin mudah dan pasti hasilnya memuaskan.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • 500 gr tape singkong
  • Secukupnya margarin

Bahan Saus Karamel yang diperlukan:

  • 100 gr gula pasir
  • 120 gr gula merah
  • 200 ml air
  • 1 sdm tepung maizena ditambah 1/4 gelas air
  • 1 bungkus vanilli bubuk
  • ½ sdt garam

Bahan Topping :

  • Secukupnya keju parut
  • Secukupnya kacang cincang sangrai

Langkah Pembuatan:

  1. Saus Karamel : buat karamelnya, masak gula pasir, biarkan jangan diaduk-aduk cukup goyang-goyang saja, masak hingga gula pasir larut.
  2. Lalu tambahkan air sedikit demi sedikit secara perlahan-lahan, lalu tambahkan gula merah, garam dan vanili bubuk, masak hingga gula merah larut.
  3. Lalu tambahkan air larutan maizena, aduk rata, masak hingga mengental dan mendidih, matikan api.
  4. Siapkan tape singkong, siapkan teflon, beri margarin secukupnya, lalu masak tape singkongnya.
  5. Masak hingga kedua sisi tape matang kecoklatan, lalu angkat, sajikan dipiring.
  6. Siram dengan saus karamel, beri topping keju parut dan kacang tanah sangrai.

Colenak Peuyeum Bakar

Di bawah ini adalah resep colenak peuyeum bakar yang menggugah selera dan menggoyang lidah.

Bahan-bahan yang di perlukan:

  • 1 papan peuyeum
  • Keju parut
  • Kacang tanah
  • Skm cokelat

Langkah Pembuatan

  • Pertama bakar peuyeum diatas teplon dengan sedikit mentega
  • Kemudian setelah dirasa udah matang beri semua bahan toping.
  • Sajikan

Resep Tape Panggang Topping Unti Kelapa

Selanjutnya adalah resep membuat tape panggang dengan tambahan topping unti kelapa.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Secukupnya margarin untuk memanggang
  • 500 gr Peuyeum atau tape singkong yang lembut tapi keset

Bahan Topping Unti Kelapa :

  • 100 gr Kelapa agak tua, bersihkan dari kulit ari dan parut memanjang
  • Secubit Garam
  • 1 lembar Daun pandan, potong-potong
  • ¼ sdt Vanili bubuk
  • 120 ml Air (resep asli 100 ml santan sedang)
  • 150 gr Gula merah (resep asli 100 gr gula merah + 50 gr Gula pasir)

Langkah pembuatan:           

  • Hancurkan peuyeum/tape singkong dengan garpu, buang sumbunya lalu bentuk sesuai selera sambil dipadatkan. Sisihkan.
  • Buat topping unti kelapa masukkan gula merah yg sudah di potong-potong/sisir, daun pandang, garam, vanili bubuk dan air.
  • Rebus sampai gula merah larut sempurna. Matikan api lalu saring.
  • Masukkan kelapa parut ke air gula.
  • Nyalakan api sedang, masak sampai matang dan cairan tinggal sedikit (nyemek). Matikan api.
  • Panaskan wajan teflon dengan api sedang-kecil, lelehkan 1 sdm margarin.
  • Tata semua peuyeum/tape singkong, panggang sampai sisi paling bawah matang.
  • Balik, dan beri margarin di wajannya lagi dan diatas peuyeum supaya gurih dan mengkilat.
  • Tata peuyeum panggang di piring saji, beri unti kelapa di atasnya dan ratakan. Sisa cairan gula bisa dituangkan sekalian sebagai sausnya.
  • Siap disajikan

Nah itu dia sedikit pembahasan kita tentang cara membuat colenak, mudah-mudahan bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Wajit Cililin

Cililin adaah salah satu nama daerah di Kabupaten Bandung Barat. Meskipun hanya sebuah daerah berupa kecamatan, tetapi Cililin mempunyai makanan khas yang sangat manis, yaitu Wajit Cililin. Maka dari itu tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke daerah ini tanpa membawa wajit ini sebagai oleh-oleh.

Makanan yang satu ini mempunyai rasa yang manis, dan sangat manis berkat bahan utamanya yaitu gula merah atau gula aren, beras ketan, kelapa, serta tambahan vanili agar aromanya semakin wangi dan enak untuk untuk disantap.

Nah bagi Anda yang penasaran tentang makanan khas yang satu ini, maka kami akan membahas tentang sejarah dan cara membuatnya yang dikutip dari website makanan Foodnesia. Mari simak berikut ini:

Sejarah Wajit Cililin

wajit cililin
suarajabarsatu.com

Nama Wajit Cililin ini rasanya sudah sangat familiar di telinga setiap orang, karena memang makanan yang satu ini sudah terkenal di Indonesia.

Dahulu, orang-orang Cililin sangat bingung memberi nama apa terhadap makanan ini. Namun, ternyata ada orang yang sudah pernah mencoba makanan yang sama persis dengannya, yaitu bernama Wajik dari daerah Jawa.

Kemudian, nama Wajik ini dilokalisasi oleh orang-orang Cililin menjadi Wajit, hingga terciptalah nama Wajit Cililin yang memang berasal dari Bahasa Jawa. Dan tentunya nama tersebut sangat terkenal di Indonesia.

Orang yang pertama kali membuat Wajit ini bernama Juwita dan Uti yaitu pada taun 1916. Dulu, makanan ini tercipta dan terinspirasi dari melimpahnya bahan makanan yang berupa beras ketan yang sangat jarang digunakan pada saat itu.

Hal ini dikarenakan dulu beras ketan adalah salah satu bahan yang istimewa dan hanya boleh dimakan atau digunakan oleh para colonial. Namun, tetap warga dahulu sangat menyukai wajit yang dibuat oleh Juwita dan Uti.

Pada tahun 1936 ada generasi baru yang menggantikan Juwita dan Uti, yaitu Hj. Siti Romlah atau sekarang dikenal dangan nama Irah. Beliau adalah salah satu penentang terhadap kolonial yang melarang menggunakan bahan makanan berupa beras ketan.

Kemudian, Irah ini memberi nama wajit ini dengan nama Wajit Hj. Siti Romlah. Mungkin hal ini juga yang membuat perkembangannya menjadi identitas nama sebuah daerah di Kabupaten Bdnung Barat (KBB).

Resep dan Cara Membuat Wajit Cililin

resep wajit cililin
republika.co.id

Setelah Anda mengenal sejarah dari wajit Cililin, maka selanjutnya kita akan belajar bagaimana resep membuat wajit Cililin yang manis dan lezat.

Wajit adalah salah satu makanan yang berbahan dasar sebagai berikut:

  • 500 gram beras ketan dengan kualitas pilihan
  • 200 gram gula merah atau gula aren yang teksturnya keras dan warnanya kekuningan
  • Kelapa yang sedang yaitu tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda untuk dijadikan santan sebanyak 500 ml
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm gula pasir
  • 3 lembar daun pandan
  • Secukupnya daun Jagung kering

Kemudian beginilah langkah-langkah pembuatan Wajit Cililin:

  1. Rendamlah beras ketan selama kurang lebih 2 jam
  2. Setelah direndam, kukuslah beras tersebut selama kurang lebih 30 menit
  3. Kupas lah kelapa yang sudah dipilih tadi lalu hilangkan kulitnya dan hanya ambil daging buahnya saja
  4. Parut kelapa yang sudah diambil tadi kemudian peras sehingga menjadi santan (Wajit Cililin Hj. Siti Romlah menggunakan parutan tradisional)
  5. Masaklah santan dicampur dengan gula pasir, gula merah, daun pandan, dan garam. Masak hingga mendidih, lalu kemudian disaring
  6. Panaskan kembali hasil saringan santan tadi dengan api kecil atau sedang saja, kemudian masukkan ketan yang sudah dikukus tadi ke dalam campuran air santan tersebut. Aduklah semua bahan tersebut sampai adonan matang dan warnanya agak kecoklatan dan berminyak. Jika sudah, silahkan angkat adonan tersebut dan dinginkan
  7. Setelah adonan agak dingin, siapkan daun jagung kering kemudian ambil sekitar satu sendok adonan wajit tersebut dan bungkuslah dengan daun jagung kering tadi
  8. Lakukan hal tersebut hingga adonan habis
  9. Jika semuanya sudah selesai, maka jemurlah wajit yang sudah dibungkus tadi di bawah sinar matahari agar wajitnya menjadi kering dan keras, tapi ingat jangan sampai terlalu keras.

 

Demikianlah sejarah dan resep membuat wajit Cililin. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa praktikkan resepnya di rumah Anda, dan buatlah wajit Cililin yang labih nikmat.