Cara Menguras Kolam Ikan

menguras air kolam

Menguras kolam ikan ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada metode yang harus Anda gunakan untuk mengosongkan kolam ikan Anda.

Hal yang Anda pilih tergantung di mana Anda ingin airnya kosong dan peralatan apa yang Anda miliki.

Untuk Anda yang ingin tahu bagaimana cara menguras kolam ikan yang mudah maka Anda harus sediakan dulu peralatan yang memadai.

Jika Anda ingin air kosong dengan cepat, maka Anda akan membutuhkan pompa.

Cara Menguras Air Kolam Manual

1) Letakkan Ujung Selang Air

Tempatkan satu ujung selang air di kolam ikan dan dorong ke bawah sehingga dekat dengan bagian bawah kolam.

2) Ambillah Ujung Selang

Ambil ujung selang yang lain ke tempat Anda ingin air mengalir. Anda dapat menggunakan lebih dari satu selang jika ingin mengeringkan kolam lebih cepat.

3) Sedot Air Keluar

Menyedot air keluar dari kolam dengan menempatkan mulut Anda di ujung selang dan mengisap berulang kali sampai air keluar. Keluarkan airnya. Jangan menelannya.

4) Biarkan Air Mengalir

Pahami bahwa begitu air mulai mengalir, air akan terus melakukannya sampai udara masuk ke ujung selang yang ada di kolam.

Dengan cara ini Anda membiarkan hukum gravitasi dan perpindahan udara alami bekerja untuk mengeringkan kolam Anda.

5) Periksa Selang

Periksa selang untuk memastikan selang masih mengalir dan ujung kolam tetap di bawah permukaan air. Tunggu hingga kolam benar-benar terkuras.

Selain menggunakan cara manual, Anda bisa menggunakan bantuan pompa untuk memudahkan Anda mengeluarkan air dari kolam ikan.

Saran dari vannia dekadeko: bila Anda ingin hasil yang lebih cepat, sebaiknya gunakan pompa saja.

Cara Menguras dengan Pompa

1) Menguras Kolam dengan Pompa Submersible

Pompa submersible adalah pilihan yang disarankan karena membuat kolam jauh lebih mudah terkuras dan lebih cepat daripada semua metode lainnya.

Jika Anda memiliki pompa kolam yang mengalir, maka menguras kolam Anda sesederhana memindahkan selang ke tempat Anda ingin airnya terkuras.

Jika saat ini Anda tidak memiliki pompa kolam, periksa pompa submersible yang berkualitas dan hemat energi,

Anda harus meletakkan pompa selam di bagian terdalam kolam untuk hasil maksimal.

Jika kolam Anda sangat dalam, Anda akan membutuhkan pompa yang cukup kuat untuk mengangkat air keluar dari kolam dan keluar dari lokasi pilihan.

Pastikan Anda melihat pompa ¬†menyatakan nilai maksimum “tinggi kecepatan”-nya.

Hal ini mengacu pada ketinggian maksimum di mana pompa dapat mengangkat air dari kolam sebelum mulai kehilangan daya.

Nilai yang lebih tinggi sama halnya pompa dapat ditempatkan lebih dalam di air dan dapat dikeringkan lebih jauh.

2) Pompa Solar Power

Jika Anda memiliki kolam yang lebih kecil, maka pompa solar akan berfungsi dengan baik.

Pompa jenis ini memang lebih lambat dan tidak memiliki kekuatan pompa listrik, tetapi ini adalah pilihan yang lebih ekonomis jika Anda tidak memiliki banyak air untuk dikeringkan.

Waktu terbaik untuk menggunakan pompa solar power adalah selama bulan-bulan musim kemarau yang cerah.

Sinar UV yang intens dari matahari musim kemarau dapat menyalakan pompa solar power tanpa masalah.

Plus, banyak pompa solar memiliki fitur seperti air mancur yang memberikan efek mengangkat untuk mengalirkan air kolam secara efektif.

Tentu saja, pompa tenaga surya tidak memiliki kemampuan mengangkat air yang paling kuat, tapi itu sebabnya direkomendasikan untuk kolam yang lebih dangkal di mana tidak membutuhkan banyak daya untuk menguras air keluar dari kolam.

Untuk mendapatkan pengurasan air sebanyak mungkin dari pompa solar power Anda, Anda perlu memilih model yang memiliki panel surya dengan kapasitas besar.

Anda juga bisa mencoba untuk menemukan satu dengan laju aliran di mana saja dari 200 GPH hingga 500 GPH.

Model surya umumnya memiliki ketinggian kepala beberapa meter. Tetapi jika GPH lebih tinggi, maka pompa biasanya memiliki kepala maksimum yang lebih tinggi.

3) Menguras Kolam dengan Pompa Tangan

Pompa tangan mungkin kuno karena jumlah tenaga kerja manual digunakan.

Namun  bagaimanapun, pompa mini satu ini masih merupakan pilihan yang efektif dan hemat biaya untuk menguras kolam kecil.

Pastikan untuk memiliki selang yang panjang sehingga mudah dan sederhana untuk menguras air.

Selang siphon khas sering dibuat untuk mentransfer air dengan kecepatan 2 hingga 10 galon air per menit.

Secara keseluruhan, baik menggunakan jenis-jenis pompa semua media tersebut adalah cara menguras kolam ikan yang memudahkan Anda untuk mengatur berapa banyak air yang dikeluarkan.

Jika Anda memiliki kesabaran, cobalah opsi pompa tangan.

Hanya saja perlu tenaga lebih.

Semoga membantu, ya.