Cara Membuat Teks Negosiasi

Cara Membuat Teks Negosiasi yang Baik dan Benar

Menyadur dari situs pembelajaran Pendidikanpedia, teks negosiasi ialah salah satu dari berbagai macam jenis teks pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Nah ketika materi teks negosiasi ini tiba, biasanya kamu akan diberi tugas untuk membuat teks negosiasi sendiri dengan berbekal contoh yang sudah ada.

Tapi, apakah kamu bisa menyusun dan membuat teks negosiasi sendiri? Kalau belum, jangan panik. Karena pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama bagaimana caranya membuat teks negosiasi yang baik dan benar beserta contohnya.

Namun sebelum kita sampai ke pembahasan utamanya, mari kita ulas sebentar mengenai manfaat dan fungsi teks negosiasi. Simak yuk!

Manfaat Teks Negosiasi

Manfaat teks negosiasi adalah untuk mendapatkan kesepakatan yang bisa diterima oleh semua pihak dalam menyelesaikan masalah, sengketa, perselisihan atau melakukan transaksi.

Fungsi Teks Negosiasi

Fungsi teks negsiasi adalah untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan untuk pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda. Fungsinya ini mirip-mirip seperti manfaat dan tujuan teks negosiasi yang sudah dibahas di atas.

Cara Membuat Teks Negosiasi

Nah sekarang kita tiba di inti bahasan kali ini. Berikut tahapan-tahapan cara membuat teks negosiasi yang disadur dari situs pembelajaran Pendidikanpedia:

1. Perencanaan dan Persiapan

Tahap menulis teks negosiasi yang pertama adalah perencanaan dan persiapan. Pada tahap awal ini, kamu harus menentukan tema dan jenis teks negosiasi yang akan dibuat. Salah satu jenis teks neosiasi yang paling populer adalah teks negosiasi jual beli. Sebagai contoh, kamu bisa mengambil tema jual beli sayuran di pasar.

2. Menentukan Pihak-Pihak yang Terlibat

Kemudian, setelah menemukan tema yang tepat, selanjutnya kamu harus membuat dan menentukan pihak mana saja yang akan dilibatkan. Bila membuat teks negosiasi jual beli, maka kamu harus menentukan siapa yang akan berperan menjadi penjual dan pembelinya.

3. Menentukan Objek Negosiasi

Berikutnya kamu perlu menentukan hal apa yang ingin dinegosiasikan atau apa yang akan menjadi objek negosiasinya. Hal tersebut bisa berupa barang, produk ataupun jasa. Selain itu, kamu juga perlu mengatur waktu dan tempat negosiasi. Misalnya, menegosiasikan sayuran bayam di pasar pada pukul 7 pagi hari.

4. Menyiapkan Argumen, Tanggapan, Pendapat dan Penyampaiannya

Siapkan argumen atau tanggapan apa saja yang akan diutarakan oleh masing-masing pihak. Pastikan arguman disampaikan secara bijaksana menggunakan bahasa yang sopan dan santun.

5. Merancang Proses Tawar-Menawar dan Penyelesaian Masalah

Kemudian pada tahap ini, kamu buat proses tawar-menawar antara penjual dan pembeli atau pihak-pihak yang berkaitannya. Kegiatan tawar-menawar ini harus berujung pada kesepakatan bersama. Bila kasusnya negosiasi jual beli, biasanya kesepakatannya berupa kesepakatan harga.

6. Membuat Penutup

Lalu menulis penutup sebagai tanda berakhirnya proses negosiasi. Penutup teks negosiasi dapat berupa ucapan terima kasih atau salam perpisahan. Dalam hal negosiasi jasa atau bisnis, hendaknya negosiasi dibuat lebih formal, misalnya seperti membuat kesepakatan tertulis disertai dengan dokumen dan tanda tangan di atas materai jika memang dibutuhkan.

7. Menulis Struktur Teks Negosiasi

Setelah menyelesaikan langkah-langkah dan tahapan di atas, berikutnya kamu harus membuat struktur teks negosiasi sesuai dengan tema yang kamu pilih dalam bentuk suatu kerangka. Tulis strukturnya mulai dari yang pertama, yaitu pembuka atau orientasi, sampai ke penutup.

8. Mengembangkan Kerangka

Dan langkah menulis teks negosiasi yang terakhir adalah megembangkan kerangka yang sudah dibuat supaya menjadi satu teks negosiasi yang utuh. Saat proses mengembangkan kerangka, pastikan kamu memenuhi semua kaidah kebahasaan teks negosiasi agar pembaca mudah membaca dan memahaminya.

Contoh Teks Negosiasi Singkat

Supaya kamu benar-benar paham dengan materi teks negosiasi ini, sebaiknya kamu melihat contohnya juga. Berikut 1 contoh teks negosiasi singkat buatan Tagsdock.

Anas: “Bud, kamu jual custom case handphone, kan?”
Budi: “Iya nih, nas. Kenapa emang?”
Anas: “Saya mau beli, bud. Custom case untuk merk dan tipe HP saya ada?”
Budi: “Bentar, saya cek dulu ya.”
Anas: “Oke, bud.”
Budi: “Yang softcase kebetulan lagi kosong, nas. Sisa yang hardcase 3D. Gimana?”
Anas: “Hmm.. ya udah, gapapa. Tapi bisa custom kan? Desain dari saya?”
Budi: “Iya, nas. Betul begitu.”
Anas: “Kalau begitu, berapa harganya?”
Budi: “Untuk hardcase 3D, 80 ribu.”
Anas: “Gak bisa kurang, bud?”
Budi: “Boleh, sok tawar dulu.”
Anas: “Kalau 50 ribu gimana?”
Budi: “Belum dapet, nas. Paling pasnya 70.”
Anas: “Sip lah, setuju bud. Nanti saya kirim desainnya, ya.”

Demikianlah panduan cara membuat teks negosiasi yang baik dan benar beserta contohnya. Apabila ada yang mau ditanyakan seputar materi di atas, jangan ragu bertanya di kolom komentar ya!