Cara Membuat Bootable Flashdisk Windows 10 dengan Rufus

Pada beberapa  tahun lalu Proses instal ulang sistem operasi di PC/Laptop masih menggunakan CD/DVD. Namun, di era teknologi yang semakin maju saat ini sekarang penggunaan CD/DVD sudah banyak ditinggalkan.  Karena  untuk versi Laptop keluaran terbaru saat ini yang berbody ramping seperti netbook, ultrabook, dan PC tablet biasanya tidak menyertakan CD room.

Sekarang kebanyakan orang sudah beralih ke flash drive atau flashdisk untuk melakukan proses instal (ulang) operating system PC/Laptop. Selain itu, alasan untuk menggunakan flashdisk dari pada CD/DVD  untuk melakukan proses instal ulang adalah dari sisi fleksibilitas. karena dengan menggunakan flashdisk, nantinya kita juga dapat menyimpan file instalasinya untuk berjaga-jaga jika suatu saat akan diperlukan kembali.

Bootable flashdisk sendiri menjadi yang paling wajib dan yang paling utama dipersiapkan ketika Anda ingin melakukan instalasi Windows 10 menggunakan Flashdisk. Salah satu cara paling mudah untuk membuat bootable flashdisk adalah menggunakan software yang bernama Rufus.

Nah bagi Anda yang mungkin saat ini sedang mencari cara menggunakan Rufus untuk membuat bootable flashdisk, simak ulasan lengkapnya berikut ini. Namun, Sebelum kita masuk ke topik utama ada beberapa hal yang harus Anda siapkan terlebih dahulu sebelum proses pembuatan bootable flashdisk dimulai.

Persiapan Sebelum Membuat Bootable Flashdisk

1. Software Rufus

Download Software Rufus secara gratis melalui website resminya di https://rufus.ie.

2. Media Creation Tool

Software Media Creation Tool bisa Anda Download melalui website resmi Microsoft secara gratis. Silahkan Anda kunjungi situs resmi Microsoft atau Anda juga bisa klik di sini, untuk mendownload software Media Creation Tool klik tombol Download tool now.

3. Flashdisk

Anda harus menyiapkan flaskdisk dengan kapasitas minimal 8 gb, pastikan juga flashdisk tersebut dalam keadaan kosong. Hal ini bertujuan karena proses pembuatan bootable ini nantinya akan menghapus semua data-data yang ada didalam flashdisk. Jika didalam flashdisk tersebut berisi file-file penting, pastikan Anda sudah melakukan backup.

4. Cek Sistem Arsitektur

Sebaiknya Anda terlebih dahulu wajib mengenali sistem arsitektur PC/Laptop yang Anda miliki. Hal ini bertujuan karena ini terkait dengan proses pembuatan bootable flashdisk secara baik dan juga benar. Setiap perangkat komputer terdiri dari 2 jenis sistem arsitektur yaitu 32-bit dan 64-bit, begitu juga dengan Windows 10 yang memiliki 2 versi yang sama juga yaitu 32-bit dan 64-bit.

Yang artinya, jika perangkat komputer yang Anda miliki menggunakan sistem arsitektur 64-bit, sebaiknya Anda menginstall Windows 10 edisi 64-bit. Sebaliknya, jika perangkat komputer yang Anda miliki menggunakan sistem arsitektur 32-bit, sebaiknya Anda menginstall Windows 10 edisi 32-bit juga.

Untuk mengetahui sistem arsitektur perangkat komputer yang Anda miliki, caranya silahkan masuk ke menu Settings > System > About. Nantinya Anda akan melihat sistem arsitektur yang seperti gambar di bawah ini.

Pada contoh gambar diatas, prosesor PC yang kami gunakan adalah x64 dan sistem operasi-nya 64-bit juga.

Jika semua persiapan diatas sudah Anda siapkan secara keseluruhan, maka Anda bisa mengikuti langkah – langkah membuat bootable Flashdisk Windows 10 dengan Rufus berikut ini:

Cara Membuat Bootable Flashdisk Windows 10 dengan Rufus

  • Langkah pertama tancapkan flashdisk ke PC/Laptop Anda, pastikan flashdisk tersebut dalam keadaan kosong. Hal ini bertujuan karena proses pembuatan bootable ini nantinya akan menghapus semua data-data penting yang ada didalam flashdisk.
  • Selanjutnya buka software Media Creation Tool yang sudah terdownload tadi dengan cara Double-click. Jika sudah terbuka, langkah selanjutnya silahkan klik “Accept” untuk melanjutkan proses.
  • Langkah selanjutnya silahkan Anda pilih opsi “Create installation media (USB flash drive, DVD, or ISO file) for another PC”. Jika sudah, selanjutnya klik next untuk mendownload file ISO Windows 10.
  • Selanjutnya adalah menentukan sistem arsitektur (32 bit atau 64 bit), secara otomatis software ini akan mendeteksi sesuai dengan Spesifikasi PC/Laptop yang Anda miliki. Namun, jika Anda akan melakukan instalasi untuk perangkat komputer lain Anda perlu menyesuaikan opsi ini dengan cara menghapus centang pada bagian Use the recommended options for this PC. Jika sudah, silakan klik Next untuk melanjutkan proses.
  • Untuk mendownload file ISO Windows 10, silahkan pilih opsi “ISO file” dan selanjutnya klik Next. Pastikan koneksi internet Anda stabil karena file ISO Windows 10 ini memiliki ukuran yang cukup besar.
  • Langkah selanjutnya silahkan buka software Rufus yang sudah Anda Download, pastikan pada bagian Device sudah sesuai dengan nama flashdisk yang digunakan.
  • Klik pada bagian SELECT dan pilih file ISO Windows 10 yang sudah Anda download. Anda juga harus menyesuaikan partition scheme dan target system sesuai dengan perangkat komputer yang Anda miliki.
  • PC/Laptop keluaran terbaru pada umumnya menggunakan partition scheme jenis GPT dengan target system UEFI, sementara untuk perangkat komputer lawas umumnya menggunakan partition scheme berjenis MBR dengan target system BIOS.
  • Jika sudah, silakan klik START untuk melanjutkan proses pembuatan bootable Windows 10.

Setelah proses selesai, flashdisk Anda sekarang sudah siap digunakan untuk install windows 10 dengan flashdisk yang telah Anda buat.