Pada saat ini mayoritas masyarakat Indonesia menggunakan motor matic. Mengapa demikian? Disamping mudah untuk digunakan motor matic juga memberikan kenyamanan kepada pengendara nya.

Disamping itu juga masyarakat lebih memilih motor matic karena sistem operasi yang mudah serta nyaman digunakan pada jalanan yang macet.

Namun bagi kalian para pengguna motor matic, apakah kalian sudah merawat kendaraan tersayang anda dengan benar? Atau bahkan kalian jarang memperhatikan kebugaran mesin motor kalian? Seminimalnya kita harus memeriksa kondisi aki dan busi motor, baik itu tipe matic, manual, motor dengan sistem injeksi atau karbu.

Perawatan motor matic itu sangat diperlukan, agar motor kesayangan anda tetap bisa digunakan sebagaimana fungsinya.

Selanjutnya, kami akan memberikan beberapa cara merawat motor matic yang sangat mendasar, baik motor dengan sistem injeksi atau karburator yang di kutip dari mamangbengkel.com

Memanaskan motor pada saat sebelum pemakaian

cara merawat motor matic
memanaskan motor

Mengapa memanaskan motor sebelum digunakan harus dilakukan? Selain berguna agar oli mesin dapat melumasi seluruh bagian dalam mesin, memanaskan motor juga bertujuan untuk menjaga temperatur mesin serta membuat tingkat pembakaran bahan bakar yang stabil.

Seminimalnya kita memanaskan motor dalam kurun waktu 5-10 menit dengan melakukan kick-starter di awal dengan kontak dalam keadaan off. Setelahnya baru kita nyalakan kontak dan mulai menghidupkan mesin.

Check kondisi bahan bakar

cara merawat motor matic
BBM

Selanjutnya kita beralih kebagian bahan bakar. Hal ini tentu saja penting karena tanpa bahan bakar tentunya motor kita tidak dapat digunakan.

Biasakan selalu memperhatikan jarum indikator bahan bakar kalian dan jangan dibiarkan tetap pada keadaan empty (kosong), apalagi pada kendaraan matic tipe injeksi.

Jika motor injeksi tetap digunakan pada keadaan empty (kosong) akan menyebabkan kendaraan tersebut mogok. Serta melakukan pengisian ulang bahan bakar harus di tempat pengisian resmi saja (seperti Pertamina).

Baca juga modifikasi motor klx

Penggantian oli mesin secara rutin

Tak kalah penting juga, penggantian oli mesin secara ruitn bertujuan untuk berfungsi mencegah terjadinya benturan antar logam dengan logam komponen mesin seminimal mungkin, mencegah goresan atau keausan.

Untuk penggantian/perawatan oli mesin biasanya ada buku panduan servis umumnya tertera ganti oli motor setiap 4.000 km atau 4 bulan tergantung mana yang dicapai lebih dahulu.

Namun biasanya anjuran dari para mekanik bengkel resmi dan non-resmi, biasanya mereka menganjurkan untuk mengganti oli sebluna sekali atau pada setiap 2.000 km.

Check kondisi busi dan aki

Busi dan karbu berperan pada sistem kelistrikan pada motor. Apabila salah satunya mengalami disfungsi, segera ganti dengan suku cadang yang baru agar sistem kelistrikan tetap normal dan juga menjaga performa motor agar tetap tampil prima.

Check kondisi v-belt dan roller

Fungsi roller sebagai pemberi tekanan keluar pada rumah roller sehingga memberikan perubahan diameter pada v- belt yang mana membuat roda dapat bergerak.

dengan kata lain, roller pada cvt motor matic berfungsi untuk membantu mengatur putaran mesin rendah ke tinggi seperti yang telah di lansir dari berbagai sumber.

Apabila kondisi keduanya memang sudah tidak layak, disarankan untuk mengganti spare part dengan yang ori (asli).

Check kondisi ban

Ban biasanya memiliki umur pakai, dilihat dari tingkat keausan ban-nya. Namun pemakaian yang tidak teratur seperti tiba tiba rem mendadak, terlalu lama parkir di bawah terik matahari dapat menyebabkan ban mudah aus.

Jaga selalu kondisi ban yang tidak aus agar laju motor tidak mudah slip (jatuh).

Itulah beberapa tips merawat motor matic yang dapat kami berikan, agar motor kesayangan kalian dapat bertahan lebih lama dan selalu tampil prima.

Setiap harinya, mayoritas masyarakat Indonesia pasti menggunakan sepeda motor untuk bepergian baik itu ke tempat kerja, kampus, bahkan ke tempat tongkrongan.

Dan tentu saja selain mesin dan spare part yang membuat motor dapat dioperasikan, ada juga ban motor.

Ban motor adalah salah satu komponen yang penting yang berfungsi sebagai penerus gaya gerak dari mesin serta penopang beban kendaraan serta menentukan sekali laju kendaraan kalian.

Bila jarang di rawat/perhatikan, ban akan cepat aus (gundul) dan membuat performa motor tidaklah maksimal. Serta faktor pemilihan ban motor yang akan digunakan pada kendaraan sangat berpengaruh terhadap penggunaan tenaga pada mesin.

Berikut adalah beberapa tips memilih ban motor yang tepat agar kualitas ban tetap awet dan tahan lama.

Perhatikan reputasi dan kualitas dari merek ban yang akan di pilih

tips memilih ban
Corsa

Banyak sekali produsen ban yang sering mempromosikan bahwa kualitas produk merekalah yang terbaik.

Nah, di sinilah kita harus teliti sebelum mengganti ban motor kalian dengan produk ban yang memang sudah teruji baik di kelas nasional atau pun internasional, karena sudah sangat pasti jika sesuai dengan standar maka kualitas pun tidak akan memungkiri.

Pilihlah ukuran ban yang sesuai dengan Velg

selanjutnya, untuk pemilihan ukuran ban harus benar benar sesuai dengan ukuran velg motor kalian. Ukuran yang tidak sesuai akan menyebabkan laju kendaraan menjadi kurang maksimal serta penampilan yang kura ok.

Jikalau terpaksa membeli ban yang ukurannya lebih besar, diusahakan ukurannya tidak lebih dari 2 inci sesuai toleransi yang diberikan dari produsen motor.

Tentukan jenis ban

perlu diketahui oleh kalian, ada dua jenis ban diantaranya yaitu jenis ban kering dan jenis ban basah. Kedua jenis tersebut dapat digunakan di jalanan Indonesia.

Kenapa? Dikarenakan iklim tropis yang ada di Indonesia dimana perbandingan antara musim hujan dan kemarau yang seimbang.

Namun kami sarankan untuk sekarang lebih baik menggunakan ban berjenis basah dikarenakan iklim yang tidak menentu, serta kualitas nya yang tidak kalah baik dari ban jenis kering dimana memiliki tingkatan grip yang tinggi di lintasan kering.

Pemilihan motif atau ukiran ban yang tepat

motif ban sangat berpengaruh pada kinerja ban baik jenis kering ataupun basah. Dikarenakan motif pada ban bertujuan untuk menyingkirkan air ke samping permukaan ban agar ban masih dapat mencengkeram permukaan lintasan.

Disarankan untuk memilih motif yang searah agar dapat secara maksimal menyingkirkan genangan air yang ada di lintasan.

Pilihlah ban dengan permukaan telapak yang sedang
ada lagi satu faktor yang harus di perhatikan selain motif, jenis, dan ukuran yaitu permukaan ban.

Sebaiknya kalian menggunakan jenis telapak ban dengan berukuran sedang. Namun bukan berarti harus bertelapak kecil seperti ban yang sering digunakan para anak muda yang memodifikasi motor mereka menjadi thailook style ya.

Dengan menggunakan ban bertelapak sedang akan membuat tenaga yang dihasilkan mesin tidak akan berlebih sehingga dapat membuat maneuver motor lebih lincah.

Perhatikan tanggal pembuatan

sama halnya seperti membeli makanan atau minuman. Ban juga memiliki tanggal produksi supaya konsumen tahu akan seberapa lama masa penggunaan ban tersebut ketika dipasang pada kendaraannya.

Sesuaikan dengan budget kalian

hal paling mendasar ialah budget (biaya). Lebih baik menggunakan ban sesuai dengan dengan kebutuhan kalian saja daripada rela merogoh kocek lebih mahal agar terlihat keren dimata teman.
Itulah beberapa tips memilih ban motor dari kami, semoga dapat membantu kalian dalam memilih ban motor baru kalian.

Cara Cek Kesehatan Hardisk

Hardisk merupakan tempat penyimpanan data pada komputer atau laptop secara permanen. Pada umumnya, hardisk sering digunakan untuk menyimpan sistem operasi dan juga data-data pengguna.

Hardisk mempunyai peranan yang sangat penting, tanpa hardisk maka komputer tidak akan bisa bekerja. Hardisk memproses data dengan cara memutar cakram (piringan) yang terdapat di bagian dalam, jadi ketika cakram berputar pada saat itulah data pengguna sedang dibaca dan diproses oleh hardisk.

Continue reading “Cara Cek Kesehatan Hardisk”

Cara Mereview Jurnal Ekonomi

Jurnal merupakan laporan hasil dari sebuah penelitian yang telah dilakukan, sehingga ketika seorang peneliti sudah melakukan penelitian pasti akan mempunyai sebuah jurnal dari hasil penelitiannya.

Tetapi biasanya sebelum melakukan penelitian seorang akan melakukan review jurnal terlebih dahulu dengan topik yang masih bersangkutan, guna untuk mendapatkan referensi untuk melakukan penelitian. Seperti halnya dibawah ini akan memberikan bahasan mengenai cara mereview jurnal ekonomi.

Dalam melakukan review pada jurnal ekonomi, ada beberapa aspek yang berbeda dengan review jurnal pada umumnya. Perbedaan ini terletak pada susunan kerangka hingga pembahasan isi yang hampir setengahnya berbeda.

Berikut langkah dalam melakukan review jurnal ekonomi dan penyusunan kerangkanya secara lengkap :

Cara Mereview Jurnal Ekonomi Dengan Mudah

  1. Membuat Critical Review Jurnal

Pada bagian pendahuluan, wajib memuat abstrak terkait pembahasan ekonomi pada jurnal tersebut. Penulisan abstrak wajib mencantumkan kata kunci utama pada jurnal. Jika Anda belum mengerti cara membuat abstrak yang sesuai dengan kaidah aturan yang benar silahkan kunjungi: Cryptowi.com

Setelah selesai membuat abstrak, dilanjutkan dengan pembuatan latar belakang masalah ekonomi yang diangkat serta tujuan penelitian tersebut dilakukan.

Dilanjutkan dengan memperhatikan tinjauan pustaka pembuatan jurnal. Pada tinjauan pustaka ini bisa diambil beberapa poin penting seperti keterikatan ekonomi pada kebijakan pemerintah, kebijakan perpajakan hingga intensifikasi pajak daerah.

Jangan lupa untuk menjelaskan secara singkat tentang apa itu ekonomi dan hubungannya dengan lingkungan sekitarnya.

Berlanjut ke tahap inti dari cara mereview jurnal ekonomi adalah pembahasan tentang hubungan ekonomi pada tinjauan pustaka dengan keadaan pada saat itu.

Misalkan hubungan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ataupun permasalahan mengenai PAD. Dalam hal ini, Anda bisa menambahkan hasil penelitian dari jurnal ekonomi tersebut.

  1. Membuat Kritik Terhadap Jurnal

Adapun kritik yang dimaksudkan disini adalah kritik terkait metode yang digunakan apakah efisien atau tidak.

Beberapa hal lain yang bisa dicantumkan disini diantaranya adalah kelebihan dari metode yang digunakan serta kekurangannya, hasil penelitian yang diperoleh serta dampak dari kebijakan ekonomi dari berbagai sudut pandang.

Ketika menuliskan kritik pada jurnal ekonomi, sebaiknya menuliskan poin kelebihan dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan kekurangannya.

Selain menghormati pembuat jurnal, setidaknya Anda juga tidak menjatuhkan penulisnya.

  1. Membuat Kesimpulan dan Saran

Setelah selesai mendapatkan hasil review isi dari jurnal ekonomi tadi, maka Anda harus membuat sebuah kesimpulan.

Kesimpulan biasanya berisikan tentang rangkuman dari pembahasan inti yang telah dibahas pada Criticital Review Jurnal. Buatlah kesimpulan yang berbobot dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Selesai membuat kesimpulan, buatlah saran untuk penulis jurnal ataupun bagi pembaca Anda. Saran sebaiknya ditulis tanpa menjatuhkan pihak manapun dan bersifat membangun. Penulisan saran juga tidak boleh terlalu banyak, maksimal 3-4 paragraf.

  1. Menyusun Hal Yang Dapat Dipelajari

Penulisan bab hal yang dapat dipelajari atau Lesson Learned ditulis dengan melihat berbagai sudut pandang.

Sedikit tips tambahan: Anda harus memperbanyak referensi dari beberapa jurnal dengan tema yang masih terkait dengan yang akan Anda lakukan penelitian. Kemudian hindari penulisan menggunakan satu sudut pandang saja karena akan berakibat pada nilai review jurnal ekonomi yang Anda buat.

Pada pembuatan bab ini setidaknya akan membutuhkan sekitar dua sampai tiga halaman karena akan berisikan rangkuman dari seluruh isi sebelumnya.

Itulah empat langkah cara mereview jurnal ekonomi yang telah kami bahas, semoga dengan adanya ulasan diatas bisa menjadikan Anda menjadi lebih mudah untuk melakukan review jurnal yang akan Anda lakukan.

Fungsi Jurnal Umum

Jurnal secara umum telah dipahami yaitu untuk mencatat semua segala transaksi keuangan yang ada pada perusahaan. Namun jurnal tidaklah hanya sekedar catatan saja, bahwa jurnal memiliki fungsi yang dapat berguna bagi pembaca maupun peneliti.

Fungsi jurnal umum ini telah dibedakan menjadi beberapa bagian seperti halnya jurnal umum dalam perusahaan, akutansi dan ada juga khusus untuk perusahaan dagang.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jelas mengenai fungsi yang ada dalam jurnal silahkan simak ulasan dibawah ini.

Fungsi Jurnal Umum dalam Perusahaan

Di dalam perusahaan jurnal umum memiliki beberapa fungsi diantara lain sebagai berikut:

1. Fungsi Historis

Fungsi historis adalah dimana akan dilakukannya pencatatan pada setiap transaksi dengan secara kronologis, berurutan yang harus sesuai dengan tanggal telah terjadinya transaksi pada perusahaan, baik uang masuk, uang keluar atau segala beban yang ada.

Pada intinya fungsi ini dapat menggambarkan bahwa segala aktifitas kegiatan pada perusahaan yang telah dilakukan secara berurutan dan bergilir terus hingga hari demi harinya.

2. Fungsi Mencatat

Salah satu fungsi yang terpenting didalam jurnal yaitu mencatat, karena dengan mencatat pada jurnal umum nantinya akan bisa lebih terstruktur dan terarah.

Didalam jurnal umum jangan sampai terjadi tidak tercatat satu kalipun pada aktifitas transaksinya.

Maka harus dibutuhkan  kejelian dalam mencatat segala aktifitas transaksi baik pada perubahan modal, biaya yang dibutuhkan serta pendapatan perusahaan. Sehingga ini bisa menjadi laporan keuangan pada perusahaan lebih lengkap.

3. Fungsi Analis

Fungsi yang ketiga dalam jurnal umum ialah fungsi analis, fungsi ini dapat membuktikan bahwa setiap aktifitas yang tercatat pada jurnal merupakan dari hasil analisa akun debit dan kredit dengan jelas berupa jumlah nominalnya.

Sehingga dengan fungsi analis dapat mengetahui detail mengenai setiap pencatatan berdasarkan jumlah yang ada di debit maupun juga di kredit.

4. Fungsi Instruktif

Banyak dari sebagian orang yang masih belum mengerti mengenai fungsi jurnal umum, seperti halnya fungsi yang satu ini yaitu fungsi instruktif.

Bahwasannya jurnal umum bukanlah hanya sekedar dokumen yang berisi seputar transaksi pada perusahaan, namun juga ada fungsi yang memberikan perintah atau petunjuk setiap proses ketika akan memasukkan data ke buku besar.

Perintah inilah yang disebut dengan fungsi instruktif dari akun debit dan kredit kemudian dikaitkan dengan catatan jurnal.

5. Fungsi Informatif

Yang terakhir didalam jurnal umum memiliki yang namanya fungsi informatif yaitu fungsi yang dapat memberikan sebuah informasi mengenai segala transaksi yang telah terjadi pada perusahaan.

Fungsi informatif juga harus dilakukan dengan secepatnya dalam pencatatan berdasarkan segala aktifitas keterangan yang ada.

Jadi setidaknya ada lima fungsi jurnal umum yang ada, sehingga ini bisa membuat peneliti lebih jelas lagi ketika akan melakukan pembutan jurnal penelitian.

Ada juga sebenarnya fungsi jurnal dalam bidang dagang dan jasa namun secara gambaran umumnya juga mengenai fungsi yang ada diatas kurang lebih sama penjelasannya. Jadi fungsi diatas sudah bisa mewakili dari fungsi-fungsi yang lainnya.

Dan perlu Anda ketahui juga bahwa jurnal umum tidak hanya memiliki fungsi itu saja, tetapi juga memiliki tujuan tertentu seperti untuk melakukan setiap identifikasi pada aktifitas transaksi yang telah dilakukan. Tujuan ini dapat berguna untuk mengetahui transaksi yang terjadi pada perusahaan.

Itulah bahasan mengenai fungsi yang terdapat pada jurnal umum, semoga dengan ulasan diatas bisa menjadikan Anda menjadi lebih paham lagi mengenai tentang jurnal.

Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Windows

Install ulang merupakan kegiatan yang bisa dibilang sangat penting, karena dengan melakukan install ulang, beberapa masalah laptop seperti virus, lemot, dan masalah-masalah semacamnya bisa teratasi.

Saat masih prakerin di tempat service, kebanyakan laptop yang minta diinstall ulang Windows memiliki masalah dengan virus, jadi mereka lebih memilih segera melakukan install ulang.

Continue reading “Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Windows”