Laptop Lemot

5 Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Mudah

Di era yang serba digital seperti sekarang ini, hampir semua orang menggunakan laptop untuk kegiatan sehari-hari, baik pelajar, mahasiswa, hingga para pekerja. Namun, seringkali kita harus mengalami laptop lemot, terutama untuk laptop dengan penggunaan yang lama. Lalu, bagaimana cara mengatasi laptop lemot?

Sebenarnya ada banyak faktor yang membuat laptop kamu menjadi lemot antara lain kondisi pemakaian harddisk yang sudah lama atau terlalu penuh, menginstall banyak program dan software, terlalu banyak menjalankan aplikasi dalam waktu yang bersamaan, hingga terkena virus.

Nah, untuk kamu yang masih bingung bagaimana cara mengatasi laptop lemot, simak penjelasannya di bawah ini, ya!

5 Cara Mengatasi Laptop Lemot

Berikut adalah 5 cara mengatasi laptop lemot yang bisa kamu coba lakukan sendiri.

1. Uninstall Aplikasi yang Tidak Diperlukan

Cara mengatasi laptop lemot yang pertama adalah uninstall aplikasi yang tidak kamu perlukan. Banyaknya aplikasi yang ada di laptop kamu akan membuat kapasitas penyimpanan menjadi penuh serta mengakibatkan sistem laptop menjadi mudah eror dan lemot.

Oleh karena itu, sebaiknya seleksi aplikasi yang jarang atau tidak pernah dipakai untuk di uninstall. Cara ini cukup ampuh untuk mengatasi laptop lemot. Cukup gunakan aplikasi sesuai dengan kebutuhan agar kinerja laptop tetap maksimal dan tidak lemot lagi.

2. Menggunakan Antivirus

Sudah menjadi rahasia umum jika antivirus terbukti dapat mengatasi laptop lemot. Virus yang menyerang perangkat elektronik adalah salah satu yang membuat laptop menjadi lemot. Oleh karena itu, kamu dapat mengatasinya dengan menggunakan aplikasi antivirus.

Apabila kapasitas penyimpanan laptop kamu tidak terlalu besar, maka sebaiknya pilih aplikasi antivirus yang ringan sehingga tidak akan membuat laptop menjadi lemot. Pastikan kamu menggunakan aplikasi antivirus yang legal, ya.

3. Membersihkan Desktop dengan Rutin

Tanpa disadari kita sering menyimpan aplikasi dan file-file tidak penting di laptop. Hal inilah yang menjadi penyebab laptop menjadi lemot. Oleh karena itu, kamu harus selalu mengawasi aplikasi yang sedang berjalan di laptop. Usahakan untuk tidak menggunakan aplikasi terlalu banyak, ya.

Kamu juga harus membersihkan desktop secara rutin. Hal ini bertujuan untuk mencegah agar aplikasi atau file di laptop tidak memakan kapasitas RAM yang terlalu besar sehingga membuat laptop menjadi lemot.

4. Menambah Kapasitas RAM

Apabila kapasitas RAM pada laptop kamu terlalu kecil dan tidak bisa mencukupi kebutuhan aplikasi yang harus digunakan, maka bisa menambah kapasitas RAM untuk mengatasi laptop yang lemot. Namun, jangan asal melakukan penambahan RAM, ya.

Pastikan kamu sudah memperhatikan spesifikasi RAM yang ada di laptop kamu, apakah termasuk RAM DDR3, RAM DDR3L, atau RAM DDR4. Selain itu, kapasitas maksimal RAM pada laptop juga harus diperhatikan dengan baik.

5. Menggunakan SSD untuk Membuat Kinerja Laptop Lebih Cepat

Mayoritas laptop lama biasanya hanya mengandalkan harddisk SATA sebagai media penyimpanan internal. Namun sayangnya, tingkat kecepatan harddisk masih cukup rendah sehingga laptop rentan lemot. Oleh karena itu, Anda bisa mengganti harddisk laptop dengan menggunakan SSD atau Solid State Drive.

SSD ini dapat meningkatkan kinerja laptop agar lebih cepat dan anti lemot. Akan tetapi, tidak semua laptop lama kompatibel untuk dipasang SSD. Jadi, pastikan kamu mencari tahu spesifikasi pada laptop kamu, ya.

Itulah 5 cara mengatasi laptop lemot yang bisa kamu lakukan. Selain kelima cara tersebut, kamu juga bisa mengurangi beban kinerja laptop kalian dengan mematikan beberapa aplikasi bawaan Windows, dan salah satunya adalah Windows Defender.

Untuk mematikannya, kalian bisa mengikuti cara mematikan Windows Defender berikut ini. Selamat mencoba.